Alhamdulillah..pada kali ini kita sudah memasuki fan ketiga dari ilmu bahasa Arab yaitu ilmu Balaghah.

Ilmu Balaghah adalah ilmu yang berkaitan dengan masalah perkataan, iaitu mengenai susunannya, maknanya, pengaruh jiwa terhadapnya, serta keindahan dan ketepatan pemilihan kata yang sesuai. Ilmu balaghah mempunyai tiga bidang kajian, iaitu:
.
a. Ilmu Bayan ( علم البيان )
Menurut bahasa, بيان berarti ‘jelas’. Sedangkan dalam ilmu balaghah, ilmu bayan adalah ilmu yang mempelajari cara-cara menyampaikan suatu gagasan dengan kaedah yang bervariasi. Ilmu ini pertama kali dikembangkan oleh Abu Ubaidah Ibn al-Matsani dengan kitab karangannya yang berjudul مجاز القران . Objek yang menjadi kajian ilmu ini adalah تشبيه (penyerupaan), مجاز (majaz), dan كناية (konotasi).
.
b. Ilmu ma’ani ( علم المعانى )
Menurut bahasa, معانى berarti ‘maksud’, ‘erti’, atau ‘makna’. Para ahli ilmu ma’ani mendefinisikan sebagai pengungkapan melalui ucapan sesuatu yang ada dalam fikiran atau disebut juga gambaran dari fikiran.
Sedangkan menurut istilah, ilmu ma’ani adalah :
((علم يعرف به أحوال اللفظ العربي التى بها يطابق مقتضى الحال))

“Ilmu yang mempelajari hal ehwal bahasa Arab yang sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi.”
.
Ilmu ini pertama kali dikembangkan oleh Abd al-Qahir al-Jurjani. Adapun objek kajiannya iaitu kalimat-kalimat bahasa Arab.
.
c. Ilmu Badi’ ( علم البديع)
Menurut istilah, ia adalah suatu ilmu yang mempelajari cara-cara yang ditetapkan untuk menghiasi kalimat dan memperindahkannya, serta keistimewaan yang dapat membuat kalimat semakin indah. Selain itu, untuk menghiasinya dengan kebaikan dan keindahan setelah kalimat tersebut sesuai dengan situasi dan kondisi serta telah jelas makna yang dikehendakinya.
.
Peletak dasar ilmu badi’ adalah Abdullah Ibn al-Mu’taz (W. 274 H). Adapun objek kajian ilmu ini adalah upaya memperindah bahasa, baik pada lafaz ( محسنات لفظية) ataupun makna ( محسنات معنوية).

Mari Ngaji

View all posts

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *